7 November 20190 Komentar | Dilihat : 172 kali
Ditulis oleh widi_adm
Sosialisasi Asman Toga dan Akupresur di Kab. Tuban

Tuban, RepublikNews.

Dinkes Tuban - Bertempat di Ruang Rapat lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban , diselenggarakan Sosialisasi Asuhan Mandiri Pemanfaatan Toga dan Akupresur. 29/10/2019.
Hadir dalam kegiatan tersebut , Staf Ahli Bidang perekonomian, Keuangan dan Pembangunan,Drh. Kartono. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban dr. Bambang Priyo Utomo.
Dihadiri 110 Undangan, dari unsur TP PKK Kabupaten , TP PKK Kecamatan , Dinas Pertanian , Lintas Program dan lintas sektor Dinkes , Pengelola Program Pelayanan Kesehatan Tradisional se-kabupaten Tuban.
Mengambil tema ” Pemanfaatan Toga dalam asuhan mandiri dan Konsep Pemanfaatan Pressure untuk asuhan mandiri yang disampaikan oleh nara sumber dari Seksi Pelayanan Kesehatan Tradisional Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr.Ir.Budi Wiyana.M.Si dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Drh.Kartono menyampaikan ,
“Salah satu strategi pembangunan kesehatan adalah mendorong masyarakat agar mampu memelihara kesehatannya,serta mengatasi kesehatan ringan secara mandiri melalui kemampuan asuhan mandiri, arah kebijakan kesehatan yang memperkuat upaya peningkatan kesehatan dan pencegahan Penyakit serta pemberdayaan masyarakat dapat dipenuhi salah satunya oleh pelayanan kesehatan tradisional yang berorientasi pada upaya menyehatkan yang sakit dan mempertahankan yang sehat sekaligus mempertahankan kualitas hidup seseorang.” terangnya.

Pelayanan kesehatan tradisional merupakan salah satu pilihan bagi masyarakat dalam mencari pengobatan atau mengatasi masalah kesehatannya, pelayanan kesehatan tradisional telah dikenal sejak dahulu dan hingga kini terus berkembang sesuai dengan kemajuan tekhnologi, disertai dengan peningkatan pemanfaatannya oleh masyarakat sebagai perwujudan dari semangat untuk kembali menggunakan hal-hal yang bersifat alamiah Back To Nature).

“Sejalan dengan peraturan pemerintah nomor 103 tahun 2014 tentang pelayanan kesehatan tradisional pada pasal 70 menyatakan bahwa masyarakat dapat melakukan perawatan kesehatan secara mandiri dan benar dengan memanfaatkan Taman Obat Keluarga (TOGA) dan Akupresur , diharapkan masyarakat dapat melakukan kunjungan ke puskesmas untuk konsultasi masalah kesehatannya dalam rangka meningkatkan upaya promotif (peningkatan kesehatan) dan Preventif (Pencegahan).” pintanya.

Kebijakan pemerintah terkait dengan kegiatan ini sesuai peraturan Menteri Kesehatan nomor 9 tahun 2016 tentang Asuhan Mandiri melalui pemanfaatan Toga dan Akupresur (Ketrampilan) yang merupakan wujud pemberdayaan masyarakat .
” Yang dimaksud dengan Asuhan Mandiri pemanfaatan Toga dan Akupresur (Asman Toga dan Akupresur) adalah upaya untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah dan mengatasi masalah/gangguan kesehatan ringan secara mandiri oleh individu dalam keluarga, kelompok atau masyarakat dengan memanfaatkan Toga dan keterampilan (Akupresur) yang dimaksud dengan Akupresur adalah cara perawatan kesehatan tradisional keterampilan yang dilakukan melalui teknik penekanan dipermukaan tubuh Pada titik akupuntur dengan menggunakan jari atau bagian tubuh lain atau alat bantu yang berujung tumpul, dengan tujuan untuk perawatan kesehatan.

“Jadi tujuan Asman Toga dan Akupresur adalah melakukan secara mandiri bagi diri sendiri dan keluarga untuk memelihara kesehatan dan mengatasi gangguan kesehatan ringan, pemanfaatan Akupresur dalam asuhan mandiri dapat mengatasi 15 gejala ringan penyakit seperti Meningkatkan produksi ASI,Batuk pilek pada balita, Meningkatkan nafsu makan, Gatal pada biduran, Nyeri haid,Susah tidur dan stress, Kram otot tungkai/ bawah kaki, Sakit kepala/pusing, Peningkatan daya tahan tubuh, Sakit pinggang,Mual,Muntah dan nyeri ulu hati, Mengatasi sembelit, Mengatasi sesak nafas, Mengurangi anemia  dan Pemulihan setelah sakit.” terang Kartono.

Kegiatan Asman Toga dan Akupresur ini bisa diintegrasikan dengan program PKK yang didalamnya ada kegiatan penanaman Toga, untuk itu pada kesempatan ini kami hadirkan dari Pokja III dan Pokja IV PKK kabupaten serta Ketua TP-PKK Kecamatan se-kabupaten Tuban dan dinas pertanian untuk mendukung kegiatan ini, sebagai tindak lanjut kegiatan sosialisasi ini akan dibentuk kelompok asuhan mandiri pemanfaatan Toga dan Akupresur (Kelompok Asman dan Akupresur) dalam pelaksanaan akan dikoordinir oleh kader Asman dan didampingi fasilitator dari Puskesmas.

Guna terwujudnya pembentukan Asman Toga dan Akupresur ini disetiap desa/kelurahan, diharapkan kepada kepala puskesmas bekerja sama dengan ketua TP PKK kabupaten dan lintas sektor terkait untuk melaksanakan sosialisasi ditingkat kecamatan maupun tingkat desa, diharapkan melalui kegiatan ini dapat digunakan sebagai salah satu upaya pembinaan untuk menuju keluarga dan masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat.

“Pada kesempatan ini pesan saya kepada TP PKK kabupaten, Ketua TP PKK kecamatan, Kepala Puskesmas dan lintas sektor terkait untuk meningkatkan perannya dalam mendukung kegiatan pembentukan kelompok Asman dan Akupresur disetiap desa, sehingga tujuan untuk menyehatkan keluarga dan masyarakat di kabupaten Tuban akan terwujud.” pinta Sekda.(@nt).

Kategori
-
Tag
comments powered by Disqus